Lewati ke isi
Aula menara batu: meja jamuan panjang bertaplak wol merah anggur menuju satu jendela sempit berisi salju dan gletser, dua barisan penyanyi bergandeng lengan bernyanyi di kedua sisinya.
Levan Gurieli, tamada berperut besar dan berjanggut abu, mengangkat tanduk minum berhias enamel dengan mata terpejam sambil bernyanyi.

Tamadaar

Untuk yang duduk di meja ini, dan yang sudah pergi.Baris pertama lagu jamuan Tamadaar

RPG giliran. Playtest tertutup Januari 2027.

Duduk di Meja
  • PC
  • PS5
  • Xbox Series X|S

Untuk lembah ini: sembilan desa, tiga puluh menara, dan satu meja yang cukup panjang untuk semua dendamnya.

Di Tamadaar, belati tidak dicabut sebelum orang duduk. Perselisihan dibawa ke meja panjang, roti dipecah, lalu tiga suara bernyanyi bergantian sampai salah satu pihak kehabisan alasan untuk tetap marah.

Kamu adalah Levan Gurieli, tamada desa Ianari. Kamu membuka sulang dan menjaga urutan lagu. Dari cara orang memegang tanduknya, kamu tahu siapa yang berbohong. Saat Devi Batamzi bangun di dalam gletser, lagu yang sama kamu bawa keluar aula, dan di sana nadanya bisa meretakkan batu.

Tamada
Pemimpin jamuan. Ia mengangkat tanduk pertama, memberi giliran bicara, dan memutuskan kapan meja boleh bubar.

Empat hal yang dijaga seorang tamada

Tiga penyanyi bergandeng lengan di teras menara bersalju, lingkaran salju terangkat di sekitar mereka; troll batu berlapis es di seberang teras terhuyung dan zirah batunya retak.

Polifoni

Setiap giliran, tiga penyanyi memilih satu baris: bass, tengah, dan atas. Harmoni yang rapi menumpuk combo, sedangkan disonansi yang disengaja membuka celah di pertahanan lawan.

Empat suara di satu meja

Party Tamadaar selalu empat orang: tamada yang memimpin, dan tiga penyanyi yang masing-masing memegang satu baris lagu.

Levan Gurieli berdiri di ujung meja, kedua tangan bertumpu pada tongkat kayu ek berukir, mata setengah terpejam mendengarkan lagu.

Tamada, pemimpin party

Levan Gurieli

Ia sudah memimpin dua ratus jamuan dan menghafal siapa yang menangis di tiap meja.

Levan tidak bernyanyi di setiap giliran. Ia memberi aba-aba siapa masuk lebih dulu, lalu mengangkat tanduknya saat combo harus dilepas.

Nino Abashidze, perempuan muda berkerudung wol putih dan bermantel biru enamel, mengangkat lengan tinggi saat menyanyikan nada atas.

Suara atas, 19 tahun

Nino Abashidze

Suaranya paling tipis dan paling jauh terdengar. Nada atas Nino yang menentukan arah: ia bisa mengunci harmoni, atau menarik lagu ke disonansi yang memecah es.

Zurab Mtirala, gembala berjanggut hitam keriting berjubah kulit domba, memanggul tongkat gembala berkait besi.

Suara bass, gembala

Zurab Mtirala

Bass Zurab adalah lantai lagu. Selama ia bertahan di nadanya, dua suara lain boleh berbelok; begitu ia goyah, seluruh party kehilangan pijakan.

Tamar Iosebi, tabib berambut gelap dengan helai abu, bergaun wol merah anggur dan celemek kantong herbal, membebat perban sambil bersenandung.

Suara tengah, tabib

Tamar Iosebi

Tamar menjahit dua suara lain dan juga luka mereka. Baris tengahnya memulihkan party di antara giliran, dan senandungnya bisa membuat lawan lupa giliran siapa sekarang.

Tanduk Gurieli

Tanduk ini sudah berpindah tangan lewat enam tamada. Tiga pita enamelnya, biru, putih, dan anggur, mewakili tiga suara; saat Levan mengangkatnya, party tahu combo akan dilepas.

Iron CrookTongkat gembala Zurab. Kaitnya menarik lawan keluar dari barisan.
Tanduk minum gelap melengkung dengan tiga pita enamel cloisonné biru, putih, dan merah anggur dalam sekat kawat perak, berantai perak.
Gua es raksasa di dalam gletser dengan rusuk batu hitam dan sungai beku; seberkas cahaya putih masuk dari celah tinggi di kanan.
Devi Batamzi, raksasa gunung berkepala tujuh dari batu hitam dan es biru; sebagian kepala masih terpejam berbunga es, satu kepala meraung.

Devi Batamzi

Raksasa gunung berkepala tujuh. Ia tidur di dalam gletser sejak sebelum menara pertama berdiri.

Tiap kepala bangun oleh nada yang berbeda dan hanya bisa ditidurkan oleh nada yang ia benci. Melawan Devi berarti menyanyikan tujuh lagu yang salah dengan sengaja, satu per kepala.

Di lereng gletser, Levan mengangkat tanduk bersama tiga penyanyi bergandeng lengan, dan kepala batu Devi Batamzi menghantam turun menembus es yang pecah.
Kepala pertama turun di lereng Ianari. Levan menghitung sampai tiga.

Tiga Suara

Satu giliran melawan Devi Batamzi. Pilih nada untuk tiap baris dan lihat apa yang terjadi pada lagu.

Atas Nino
Tengah Tamar
Bass Zurab
Notasi tiga suara dan tujuh kepala Devi Batamzi AtasTengahBass
Disonansi terarah

Nino dan Tamar sengaja bertabrakan.

Digelar di atas kilim

Tangkapan dari build playtest, dari aula jamuan sampai gua es tempat Devi tidur.

Kursi untuk playtest Januari 2027

Playtest tertutup dibuka bertahap untuk PC, PS5, dan Xbox Series X|S. Tinggalkan surelmu, dan undangan datang sebelum jamuan pertama dimulai.

Platform yang kamu pakai
Duduk di Meja

Trailer Tamadaar

Lembah Tamadaar: sembilan desa menara batu di sepanjang sungai beku di bawah gletser.

Video diputar dari YouTube.

Buka di YouTube

Tangkapan